Archive for September, 2005

Menjelang Sidang yang menegangkan

Monday, September 19th, 2005

Saat itu (Januari 2004-Februari 2004) sudah satu setengah bulan saya Kerja
Praktek di KPSI IPB (Kantor Pengembangan Sistem Informasi Institut Pertanian
Bogor). Mmm…sungguh banyak pengalaman
selama kerja praktek di KPSI IPB. Sebelumnya saya sudah mencari-cari tempat
untuk kerja Praktek. Dan saya sebenarnya sudah dapet tempat Kerja Praktek di
Departemen Pertanian. Namun, tidak di duga sebelumnya…ternyata pihak kampus
sudah memilih beberapa mahasiswa yang akan ditempatkan langsung di KPSI IPB di
Gedung Rektorat IPB. Mmm…akhirnya saya jadinya Kerja Praktek di KPSI bersama
rekan2 yang lainnya. Tiap pagi saya mengejar mobil untuk naik bis IPB dari
kampus IPB Baranangsiang menuju KPSI IPB di kampus IPB Darmaga (mengejar???
capek dong lari2 hi..hi..nanti bisa pembesaran betis tuh…hehehe). Tiap hari
pulang pergi naik bis IPB (tidak untuk sabtu-minggu kan libur hehe). Naik turun
tangga menuju Cyber, bolak-balik ke Gedung Rektorat IPB dan jalan kaki ke antar Fsayaltas sudah
menjadi rutinitas harian selama Kerja Praktek…wuih…pegel juga. Terus
pagi-pagi sarapannya donat yang dibeli di depan LSI IPB hehehe… (seimbangkah
kandungan gizinya??? Hmmm).

 

Selama Kerja Praktek di KPSI IPB, saya dan rekan2 melakukan pencarian data
dan pengolahan data. Dan akhirnya setelah satu setenah bulan, selesai juga
Kerja Prakteknya. Saat itu saya mengambil kajian bidang Jaringan Komputer.
Tepatnya kajian yang diambil mengenai “Bandwidth Management with Hierarchical
Token Bucket” pada Jaringan IPBNet. Setelah Kerja Praktek selesai, saya dan
rekan2 lainnya yang kerja praktek di KPSI IPB harus presentasi dan pertanggungjawaban
hasil kerja praktek di hadapan para pengurus KPSI IPB. Presentasi itu dihadiri
oleh Kepala KPSI, Co. Bidang Jaringan, Co. Bidang Sistem dan Multimedia juga
yang lainnya. Alhamdulillah semuanya berjalan lancar..:)

 

Episode berikutnya (Episode??? Seperti Sinema aja hi..hi) saya harus
seminar Kerja Praktek. Alhamdulillah semuanya berjalan lancar. Meskipun
sebelumnya saya sempat tegang, karena Moderator yang hadir saat Seminar adalah
Dosen yang Expert dengan Computer Network. Namun Alhamdulillah…semuanya
lancar dan sukses. Tapi menjelang seminggu lagi mau Sidang, Hard Disk saya
rusak dan semua data tidak dapat diselamatkan hiks…hiks. Kesalahan terbesar saya
saat itu adalah kenapa saya tidak mem-Back Up File dalam bentuk CD atau
Disket….kenapa??? hiks..hiks…sediiiih sekali.

 

Akhirnya semua data hasil Kerja Praktek hilang begitu saja. Kepanikan
selalu menyelimuti perasaan saya di manapun dan ke manapun saya pergi. Betapa
paniknya saat itu, karena waktu sidang yang tinggal beberapa hari lagi. Subhanallah…dibalik
kesulitan pasti ada kemudahan. Alhamdulillah saat itu seseorang yang sangat saya
hormati, membantu saya untuk mengantar saya membeli Hard Disk. Beliau
senantiasa memotivasi saya untuk tetap semangat dan tidak menyerah atas
kejadian hilangnya data hasil Kerja Praktek.  Beliau juga senantiasa ulur do’a untuk saya.
Dengan izin Allah, Alhamdulillah hadits-hadits yang beliau berikan untuk saya, sangat
membantu saya untuk tetap semangat dalam menyelesaikan tugas akhir saya. Jazakallahu
khairan atas do’a, nasihat dan pemberian semangatnya. Saya juga ucapkan terima kasih sama rekan saya
(admin lab komputer Ilkom IPB) yang telah membantu saya sebagai tempat
konsultasi buat saya. Dan terima kasih pula pada PJ Lab Komputer Ilkom IPB yang
mengizinkan saya mengunakan Lab Riset untuk pengolahan data hasil Kerja Praktek
saya secara remote Login ke KPSI IPB. Alhamdulillah dengan gerak cepat, pengambilan
data dan pengolahan data dapat saya selesaikan. Subhanallah…kejadian ini
tersirat hikmah yang dapat dijadikan pelajaran bagi saya untuk selalu cermat
dan berhati-hati dalam segala hal.

 

Mmm…menjelang sidang….yang menegangkan. Tepatnya tanggal 12 Juni 2004
pukul 10.00 WIB, saya sidang di ruang Sidang ILKOM IPB. Subhanallah…dosen
penguji saya saat sidang adalah dosen yang expert dengan Computer Network dan
Beliau adalah Bapak Ir. Julio Adisantoso, M.Komp yang juga sebagai Kepala KPSI
IPB.

Saya juga ucap syukur Alhamdulillah, karena dosen pembimbing saya saat itu adalah
Bapak Heru Sukoco, S.Komp yang juga expert dalam Computer Network dan memiliki
posisi yang penting juga di KPSI IPB dalam Bidang Jaringan Komputer.

 

Sebelum sidang, saya berusaha untuk mencari dan memperbanyak referensi
tentang Jaringan Komputer. Dan selama sidang, saya berusaha untuk tenang dan
tersenyum. Mungkin itulah satu-satunya cara supaya saya bisa konsentrasi dalam
menjawab setiap pertanyaan dari Dosen Pembimbing dan Dosen Penguji. Dan saya
berusaha menjawab setiap pertanyaan para dosen secara hati-hati dan cermat
dalam menganalisa setiap pertanyaan para dosen tersebut. Alhamdulilah., selama
sidang (1 jam seperempat) semuanya berjalan lancar. Terima kasih saya haturkan pada Dosen
Pembimbing dan Dosen Penguji atas segala ilmu-ilmunya. Alhamdulillah hasil
sidang itu membuat hati saya sangat gembira dan tiada henti ucap Syukur pada
Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Terima kasih ya Allah atas segala pertolongan-Mu.

 

Subhanallah….berdo’a dan berusaha merupakan hal yang sangat penting. Saya
selalu teringat pada suatu pepatah: “Berdo’a tanpa berusaha adalah bohong.
Sedangkan Berusaha tanpa berdo’a itu adalah sombong”. Subhanallah….Semoga
kita semua pandai menyelarasakan keduanya..:)

Pengalaman…

Monday, September 19th, 2005

Ada beberapa pengalaman yang berkesan dan terkadang membuat saya tersenyum
bila mengingatnya. Mmm…saat itu masih duduk di bangku SLTP dan saya menjadi Pemimpin
Upacara hihi. Tidak terbayang sebelumnya akan menjadi pemimpin upacara. Sempat
deg-degan sih sebelumnya dan bertanya-tanya dalam hati “bisakah saya menjadi
pemimpin upacara?” uuuhhh….dengan memotivasti diri sendiri, akhirnya saya
berani menjadi pemimpin upacara. Terbayang tidak oleh teman-teman suara saya
saat itu??? Hmm…suara seorang siswi yang tentunya sangat jauh berbeda
wibawanya dengan seorang siswa..hi…hi..hi…

 

Oiya…ternyata saya ketagihan juga dengan posisi petugas upacara yang lain
(ketagihan??? Seperti makanan saja hihi..) Saya coba beberapa posisi petugas
upacara mulai dari Pembawa Acara, Pembaca Text Pancasila, UUD, Do’a, Pemimpin Paduan
Suara, Pengibar Bendera bahkan sampai menjadi Pemimpin Upacara.

 

Cuma waktu saya menjadi pemimpin upacara, saya sempat grogi karena yang
menjadi Pembina Upacara saat itu adalah ayahanda. Dan satu lagi yang sangat
membuat saya deg-degan adalah waktu menjadi Pengibar Bendera…wuih…betapa
paniknya saat itu karena ternyata ditengah-tengah menderek Bendera…..tali
Benderanya melilit…uuuhhhh…panik sekali saat itu. Udah gitu kaus tanganku
juga hampir saja nyangkut di tali Bendera..hi..hi..hi. Namun Alhamdulilah
semuanya segera teratasi.

 

Pengalaman lainnya yang berkesan waktu duduk di bangku sekolah adalah
sewaktu saya diminta oleh dua guru untuk menggantikan beliau-beliau mengajar.
Kaget juga mendapat perintah itu. Saat itu ada dua mata pelajaran (Biologi dan
Ekonomi) yang saya coba belajar untuk menjelaskan pada teman-teman di kelas.
Alhamdulillah semuanya berjalan lancar. Dari saat itulah muncul minatku untuk
mengajar.

 

Lalu saya juga sempat mengikuti Pencak silat SMI (Satria Muda Indonesia). Tapi
hanya sedikit yang sempat aku pelajari dan itu juga tidak tuntas sampai
mendapatkan sabuk karena saat itu saya sudah mulai konsentrasi ke Ujian Akhir
Nasional. Jadinya lupa-lupa inget dengan jurus2 yang dipelajari saat ikut
pencak silat itu..hi..hi..hi.

 

Saya juga sempat mengikuti Klub Filateli dan di Klub tersebut saya belajar
untuk menjadi Pengurus Klub Filateli. Tapi koleksi prangko saya terbuang
bersama dokumen yang lainnya..hiks..hiks…sedih sekali. Mmm…ada pengalaman
yang seru juga waktu saya ikut PKS (Patroli Keamanan Sekolah). Untuk lulus
sebagai anggota PKS, saya harus ikut pelatihan dan Tes di Kepolisian. Di
Pelatihan itu saya dan teman-teman yang ikut PKS diajarkan semua hal tentang
pengaturan Lalu Lintas. Dan serunya lagi ketika saya dites mengatur lalu lintas
(tentunya dengan memakai seragam PKS+kelengkapannya) saya sangat takut dan grogi
waktu mengatur lalu lintas karena mobil-mobil yang di jalan raya saat itu
besar-besar..uuu…saya jadi tsayat. Hampir-hampir peluit yang saya tiup tidak
keluar bunyinya dengan keras karena saya sangat takut saat itu..:).
Mmm…terbayang oleh saya betapa banyak mengandung banyak resiko bagi  para polisi dalam mengatur lalu lintas….:)

 

Saya juga sangat suka dengan baca puisi. Saya sempat mengikuti beberapa
event Lomba baca Puisi. Mmmm…memang asyik. Sempat saya sampai menangis
sewaktu membaca Puisi, saat itu saya membaca puisi ttg jasa-jasa pahlawan
tanpa tanda Jasa waktu memperingati hari
Pendidikan Nasional di Gedung Kecamatan..hiks..hiks..jadi sedih. Saya belajar
mengikuti event lomba baca puisi semenjak saya usia 7 tahun. Saat usia saya
menjelang tujuh tahun, ada lomba baca puisi islami tingkat Kecamatan. Dan
ayahlah yang memotivasi saya umtuk mengikuti acara tersebut…:). Dari situlah saya
suka dengan baca puisi…:)

 

Tapi saya sempat mempunyai pengalaman yang sedih tapi seneng (apa coba? Kok
bisa dua perasaan hadir saat itu? Hi..hi..aneh ya, kok bisa sih pengalaman
sedih tapi seneng?) Saat itu saya dan satu temanku ikut Lomba Siswa Teladan
se-Kabupaten Ciamis. Perlombaan itu diikuti beberapa puluh peserta dari
beberapa puluh sekolah se-Kabupaten Ciamis. Saya dan temanku hanya bisa masuk
sampai lima besar. Dan tidak bisa lolos sampai tiga besar…hiks…hiks…sediiiiih.
Subhanallah…saya salut dan bangga sama juara lomba siswa Teladan saat itu. Ia
pantas meraih juara itu…:). Banyak sekali kriteria penilaian di lomba
tersebut. Wuih…tegang juga…karena persaingannya sangat ketat. Memang saya
sedih karena hanya bisa lolos sampai lima besar. Tapi saya tetap seneng karena
semua ini menjadi pengalaman berharga. Terima kasih ya Allah atas kesempatan
yang Engkau berikan pada hamba untuk mengikuti lomba tersebut. Hanya atas
pertolonganMu hamba bisa mengikutinya dengan lancar.  Terima kasih pada para guru yang tiada letih
mengajar dan memberikan ilmu yang bermanfaat. Jazakallahu khairan.

 

Oiya…saya masih punya sebagian pengalaman yang masih teringat sampai
sekarang..:). Saat itu saya lolos terpilih sebagai salah satu kandidat calon
Ketua OSIS. Ada lima kandidat saat itu yang nantinya akan menjadi ketua OSIS.
Satu hal yang membuat saya deg-degan dan was-was saat itu karena hanya ada satu
hawa yang terpilih menjadi kandidat calon ketua OSIS. Dan setiap kandidat wajib
mengikuti acara “Debat calon Kandidat Ketua OSIS” yang dihadiri oleh seluruh
civitas sekolah; mulai dari Kepala Sekolah, para Wakasek, para Guru, para
pembina OSIS, para staf/karyawan sekolah dan seluruh siswa. Sungguh pengalaman
yang berkesan, menyenangkan tetapi menegangkan juga..:). Masih teringat
saat-saat kampanye, mengenalkan Visi dan Misi serta Program kerja. Di acara
Debat itu seluruh kandidat beradu argumen dengan antar calon kandidat yang lain
dan seluruh Audience. Mmm….seruuuu…:)

 

Saya menyadari, setiap orang pasti punya pengalaman yang sangat berarti.
Bisa pengalaman yang manis maupun yang pahit. Semua pengalaman itu bisa kita
jadikan Ibroh. Semoga kita pandai mengambil hikmah dari setiap kejadian.

Teman-temanku yang baik…, ini hanyalah sebagian pengalaman saya yang
mungkin tidaaaaak seberapa bila dibandingkan dengan pengalaman teman-teman semua
ketika masih duduk di bangku sekolah.:). 

 

Yukk…kita jadikan pengalaman kita
sebagai ladang untuk mengambil pelajaran…:)

 

Cinta tak terbatas

Sunday, September 18th, 2005

Saya iri melihat orang -orang disekeliling saya,disayangi oleh
seseorang? (iri?? hihi…ga boleh iri!!) Apalagi di setiap bulan Februari. Di mana-mana nuansa Valentine. Saya memang bukan penganut yang hura-hura dengan pacaran karena insyaAllah dengan silturahmi dapat memilah siapa yang akan menjadi pendamping hidupku kelak :).
Tapi sebagai manusia kadang timbul juga perasaan ingin diperhatikan secara istimewa.

Saya tidak pernah tahu rasanya candle light dinner.
Pun tidak pernah menerima bunga wawar merah.Tidak ada yang menawarkan
jaketnya saat saya menggigil kedinginan atau berpegangan tangan sambil
melihat hujan meteor.(Deuh,Meteor Garden banget!He…..he).

Yah ,mungkin saya bisa merasakan sekilas hal-hal itu
kalau saya sudah menikah. Mungkin mudah-mudahan.Tapi sampai saatnya
tiba,bagaimana caranya supaya tidak kotor hati?

Lalu saya pun tersadar tiga kata cinta yang saya
rindukan itu sudah sering saya dengar. Orang tua saya selalu
mengucapkannya. Memanggil saya dengan sayang? betapapun saya telah
menyusahkan dan sering menyakiti mereka.Mungkin mereka bahkan memanggil
saya seperti itu sejak saya sebelum dilahirkan. Padahal belum tentu
saya jadi anak yang bisa melapangkan mereka ke surga…. Belum tentu
bisa jadi kebanggaan…. Jangan-jangan hanya jadi beban….Naudzubillahi min dzalik

Tatapan cinta itu juga sering saya terima. Dari ibu
yang bergadang menjaga saya yang tengah demam…. Dari ayah yang tiada henti berusaha untuk membeli makanan untuk saya…. Dari teman
yang beriring-iring menjenguk saya ketika dirawat dirumah sakit….
Dari kakak yang memeluk saya ketika bersedih. Dari sepupu yang berbagi
makanan padahal ia juga lapar…. Dari Orang tua teman yang bersedia
mengantar saya pulang larut malam. Betapa seringnya kita tidak
menyadari….

Tidak hanya dari mahluk hidup.Kasih dari ciptaan
Allah lainnya juga melimpah. Matahari yang menyinari dengan hangat.
Udara dengan tekanan yang pas. Sampai dari hal yang mungkin selama ini
tidak terpikirkan .Saya pernah membaca tentang planet Jupiter. Sebagai
planet terbesar di tata surya kita, Jupiter yang gravitasinya amat
tinggi, seakan menarik Bumi agar tidak tersedot kearah matahari.
Benda-benda langit yang akan menghantam Bumi juga ditarik oleh Jupiter.
Kita dijaga! (Maaf buat anak astronomi kalau salah,tapi setahu saya
sich kira-kira begitulah)

Di atas segalanya, tentu saja ada cinta Allah yang
amat melimpah. Duh…. Begitu banyaknya berbuat Dosa, Allah masih
berbaik hati membiarkan saya hidup…. Masih membiarkan saya bersujud
walau banyak tiada khusyunya. Coba, mana ada sich kebutuhan saya tidak Allah penuhi. Makanan selalu ada. Saya disekolahkan sampai tingkat tinggi. Anggota tubuh yang sempurna.
Diberi kesehatan. Diberi kehidupan. Apalagi yang kurang? tapi tetap
saja khilaf…. Malu….

Tentu ada ujian dan kerikil di sepanjang kehidupan
ini . Tapi bukankah itu bagian dari kasihNya juga? Bagaimana kita bisa
merasakan kenikmatan jika tidak pernah tahu rasanya kepedihan? Buat
saudaraku yang diuji Allah dengan cobaan, yakinlah bahwa cara itu Allah
mencintai kita. Pasti ada hikmahnya.Pasti!

Jadi, selama ini ternyata saya bukan kekurangan
cinta. Saya saja yang tidak pernah menyadarinya. Bahkan saya tenggelam
dalam lautan cinta yang begitu murni.

Sekarang pertanyaannya, apa yang telah kita lakukan
untuk membalasnya? kalau saya,(malu nich…. ) sepertinya
dalam keadaan sadar ataupun tidak sadar mungkin pernah menyakiti perasaan orang lain.
Kalaupun tidak sampai menyakiti, rasanya masih kurang peduli dengan orang lain.
Apalagi pada Allah… Begitu besarnya cinta Allah pada saya dan saya masih
sering menyalahgunakannya, Mata…. Lisan…tdk digunakan semestinya…dan Waktu yang terbuang sia-sia. Astaghfirullah…Ampuni hamba ya Allah…

Kalau sudah seperti ini,rasanya iri pada semua
hal-hal yang berbau pacaran pra nikah? hilang sudah. Minimal, berkurang
drastislah. Siapa bilang saya tidak dicintai? memang tidak ada yang
mengantar-antar saya kemana-mana, tapi Allah mengawal saya disetiap
langkah. Tidak ada candle light dinner, tapi ada sebuah keluarga hangat
menemani saya setiap makan malam. Tidak ada surat cinta, tapi bukankah
Allah selalu memastikan kebutuhan saya terpenuhi? Bukankah itu juga
cinta?

Entah cinta yang resmi? itu akan datang di dunia
atau tidak. Tapi ingin rasanya membalas semua cinta yang Allah ridhoi.
Jangan sampai ada cinta halal yang tak berbalas :)

TIPS MENJAGA KEBUGARAN BAGI YANG SIBUK

Sunday, September 18th, 2005
Seorang pakar kesehatan di Amerika Serikat menyatakan bahwa tidak berolahraga sama bahayanya dengan merokok. Jadi, jika untuk alasan kesehatan Anda telah berhenti merokok, untuk alasan yang sama aktivitas fisik apa yang telah Anda lakukan?

Banyak orang yang tinggal dan bekerja di kota besar merasa bahwa program olahraga merupakan beban maha berat yang sangat sukar dilaksanakan. Mulai dari waktu, biaya, sampai lingkungan kota besar yang tidak sport-friendly. Sementara itu ACSM (American College of Sports Medicine) sejak tahun 1998 telah menetapkan bahwa aktivitas fisik per minggu yang direkomendasikan untuk orang dewasa sehat dalam rangka memelihara kesehatan dan kebugaran meliputi 3 - 5 hari latihan aerobik, 2 - 3 sesi latihan kekuatan, dan 2 -3 sesi latihan kelenturan. Bagi orang-orang sibuk seperti Anda, bagaimana caranya melaksanakan anjuran tersebut?

Untuk Anda yang tidak punya waktu banyak, berikut ini contoh "latihan mini" untuk kebugaran tubuh. Prinsip latihan ini adalah meningkatkan intensitas dalam rangka mengurangi waktu/durasi yang diperlukan untuk menyelesaikan satu latihan.

Latihan Aerobik untuk Daya Tahan (Endurance) Jantung-Paru

Jalan cepat, lari, bersepeda (stasioner maupun sepeda biasa), dan berenang merupakan contoh latihan yang melibatkan hampir semua otot utama, sehingga dapat memacu kerja jantung. Jika waktu Anda terbatas, maka cobalah untuk melaksanakannya dengan intensitas cukup tinggi setiap kali Anda punya waktu. Intensitas latihan dapat ditingkatkan dengan cara meningkatkan kecepatan lari/bersepeda/berenang, meskipun cara ini mengandung risiko yang besar terhadap kemungkinan cedera otot dan sendi. Untuk mencegah timbulnya cedera, diperlukan pemanasan (warming-up) yang sangat optimal. Pilihan lainnya adalah dengan "memilah" latihan menjadi dua bagian, sebagian dilaksanakan pagi hari dan sebagian lagi dilaksanakan sore/malam hari. 

Latihan Kekuatan Otot

Salah satu teknik melaksanakan latihan kekuatan otot adalah dengan menggunakan beban yang sangat ringan dan diulang secepat-cepatnya (repetisi maksimal) selama 30 detik. Setelah beristirahat selama ± 30 detik, latihan dilanjutkan dengan cara yang sama untuk otot yang lain. Keseluruhan latihan kekuatan otot yang optimal melibatkan 8 - 10 jenis latihan untuk otot besar tubuh. Hal yang perlu diperhatikan dalam latihan ini adalah jika Anda belum terlatih, maka periode istirahat antar set latihan harus diperpanjang. Namun demikian untuk melatih kekuatan otot Anda harus mengingat bahwa secara bertahap periode istirahat tersebut harus dikurangi, dan pada saat yang tepat beban angkatan ditambah.

Latihan Kelenturan

Kelenturan diperoleh dengan melakukan berbagai latihan peregangan, yang dapat dilakukan di manapun dan dalam posisi apapun. Peregangan dapat dilakukan sambil berdiri maupun duduk, dan berbagai benda dapat digunakan sebagai alat bantu latihan, misalnya tembok, kursi, lemari, dsb.

sumber : Dr. Nani Cahyani Sudarsono, SpKO

Tips Mengatasi “Bad Mood”

Sunday, September 18th, 2005

Berikut ini adalah tips untuk menghalau "bad mood" yang mengganggu produktivitas dan kreativitas kita.

1. Olahraga

DENGAN melakukan gerakan-gerakan olahraga hingga berkeringat, zat
endorphine akan dikeluarkan oleh tubuh. Pengeluaran zat kimia alami
tubuh ini membuat tubuh merasa nyaman karena zat ini tergolong zat yang
bersahabat buat otak dan juga dapat menghilangkan rasa sakit. Itulah
kenapa orang yang senang olahraga selalu keliatan fit dan happy.

2. Tertawa

Terapi tertawa untuk mengurangi stres sudah banyak dilakukan orang.
Tertawa 5-10 menit bisa merangsang pengeluaran endorphine dan
serotonin, yaitu sejenis morfin alami tubuh dan juga metanonin. Ketiga
zat ini merupakan zat yang baik buat otak. Kalau tubuh dirangsang untuk
mengeluarkan zat-zat ini kita akan merasa lebih tenang.

Kendalanya, tertawa untuk alasan yang tidak lucu dan sendirian
kadang susah dilakukan. Tetapi tidak berarti sendirian tidak bisa. Jika
memang tidak ada obyek yang bisa membuat kita tertawa, paksakanlah
untuk tertawa. Ambil cermin, lihat diri sendiri dan tertawalah. Tidak
perlu berpikir bahwa kita sedang melakukan hal konyol. Katakan bahwa
kita sedang mengendalikan perasaan tidak enak dalam diri kita. Orang
bijak bilang "orang yang sehat adalah orang yang mampu menertawai
dirinya sendiri."

3. Relaksasi

Relaksasi banyak macamnya. Ada yang membayangkan suasana pantai yang
indah dengan empasan ombak dan embusan angin menerpa wajah. Atau
membayangkan suasana pegunungan yang hijau asri dengan bunyi air terjun
yang menerpa batu-batu. Atau membayangkan apa saja yang kita sukai.

Ada juga relaksasi otot, yaitu dengan menegangkan dan mengendurkan
otot-otot. Coba tegangkan otot-otot di tubuh kita, rasakan otot yang
menegang itu. Lalu kendurkan perlahan-lahan. Rasakan bedanya ketika
dalam keadaan tegang dan kendur. Misalnya, kepalkan telapak tangan
kuat-kuat selama setengah menit, rasakan ketegangannya. Lalu lepas
pelan-pelan, dan rasakan. Lakukan untuk bagian-bagian tubuh yang lain
biar semuanya terasa lebih rileks.

4. Latihan pernapasan

Cobalah tarik napas dalam-dalam melalui hidung. Rasakan perjalanan
udara di dalam tubuh kita. Tahan sebentar lalu keluarkan perlahan-lahan
lewat mulut. Ambillah posisi serileks mungkin. Kuncinya, sadarilah
setiap perjalanan udara di tubuh kita saat masuk maupun saat keluar.
Saat marah pun lakukanlah latihan ini, biar kita enggak terbawa emosi.
Ini bisa juga dilakukan untuk mengurangi nervous.

5. Menangis

Menangis, salah satu cara mengurangi ketegangan. Dengan menangis,
zat-zat yang enggak baik buat otak seperti adrenalin yang menyebabkan
ketegangan dan kecemasan bisa berkurang karena ikut keluar bersama air
mata sehingga kita akan merasa baikan.

6. Berendam di air

Berendam di air membuat tubuh kita rileks karena aliran darah
diperlancar. Rasakan dan nikmati sentuhan air yang menyelimuti seluruh
permukaan tubuh. Lupakan pikiran-pikiran yang bikin kita bete, fokuskan
ke air yang menyentuh kulit kita. Bisa juga ditambahkan bunga-bunga
yang wangi biar sekaligus jadi aroma terapi.

7. Berpikir positif

Perasaan-perasaan negatif umumnya berasal dari pikiran negatif. Apa
yang kita pikirkan akan memengaruhi perasaan kita. Maka, untuk mengubah
perasaan-perasaan negatif itu kita bisa melakukannya dengan mengubah
isi pikiran kita. Pikiran-pikiran negatif digeser ke pikiran yang
positif. Misalnya dengan mengingat hal-hal yang menyenangkan. Bisa juga
dengan mengingat impian-impian atau cita-cita kita. Tanamkan di hati
dan pikiran bahwa untuk meraih cita-cita itu dibutuhkan semangat.

8. Curhat

Pergilah ke salah satu teman dan berceritalah. Dengan bercerita,
beban kita akan terkurangi. Pilihlah orang yang benar-benar bisa kita
percayai dan bisa mendengarkan sehingga kita merasa aman untuk
bercerita. Ceritakan apa yang membuat kita bad mood.

9. Lakukan hobi

Kreativitas itu muncul kalau kita dalam keadaan rileks. Hobi juga
bikin kita rileks. Kalau kita bisa gitaran, ambil gitar dan mainkanlah.
Bernyanyilah sesuka hati. Kalau senang ngutak-atik, carilah
barang-barang yang rusak di rumah lalu perbaiki. Nah, bermanfaat kan?

10. Menulis

Cobalah menuliskan semua yang kita rasakan. Identifikasi emosi-emosi
yang kita rasakan. Tulis semuanya dengan bebas. Enggak perlu mikir,
yang penting tulis. Biarkan tangan kita jadi pelampiasan kekesalan,
kesedihan, atau kesepian kita. Ini tidak hanya membantu mengeluarkan
apa yang kita rasakan, tapi juga membantu mengenali diri sendiri.

11. Tidur

Tidur bisa juga dijadikan terapi untuk mengurangi kemarahan dan
kesedihan. Perasaan-perasaan negatif kadang muncul dari pikiran-pikiran
kita yang cenderung memandang persoalan dari sisi negatif. Sehingga
otak menjadi tegang dan emosi terganggu. Dengan tidur, kita memberikan
kesempatan pada otak untuk rileks. Pikiran negatif akan terlupakan.
Ketika bangun biasanya pikiran kita jadi berbeda dari sebelumnya.

Dari beberapa tips di atas, kita bisa coba semuanya lalu tentukan
mana yang lebih efektif buat kita. Dengan begitu kita tidak akan lagi
dikuasai oleh emosi-emosi negatif sehingga kita tidak perlu bad mood lama-lama.

sumber : http://www.kompas.com/kesehatan/news/0504/29/041739.htm

Maceeeeetttt

Sunday, September 18th, 2005

Baru kali ini aku merasakan macet yang tdk biasanya pas mau pergi ke kantor. Hampir 2,5 jam macetnya..:(. Padahal aku berangkat dari rumah jam 6. Dan naik bis jam 6.30. Tadinya sih mau jaga-jaga biar datengnya bisa jam delapanan. Tapiiiii…ternyata macet banget. Dan aku baru tiba di kantor pukul 8.55. Wuih….pegel juga duduk di bis. Ga kebayang yang di bisnya berdiri. Mmmm…kasian juga, mungkin mereka lebih pegel berdiri. Hihi…aku jadi malu. Soalnya di bis aku ketiduran juga hi..hi. Untungnya tidak kebablasan hi..hi..

"Maceeet" kapan sih kamu tidak ada di jalanan??? mungkin kau betah banget ya di jalanan??? Mmm…aku juga ga bisa nyalahin kamu hai Macet :p. Soalnya terlalu banyak kendaraan sih dijalannya. mudah2an aja semuanya bisa diatasi. Meskipun kapan waktunya aku jg ga tahu..hi..hi…

Pilek

Sunday, September 18th, 2005

Hmm….pening, lesu, bersin-bersin, hidung tersumbat, sakit kepala bahkan ada batuk juga hiks..hiks…:(. Sebetulnya aku tdk mau kau mengahampiriku. Tapi akhirnya kau dateng juga hai PILEK :(.

Malam minggu aku begadang. Ada beberapa kerjaan kantor kakakku yang sangat menumpuk. Kasian juga lihat kerjaan yang begitu banyak. Padahal malam itu…sakit sekali kepalaku :(. Mungkin bisa dibilang hampir mau pecah..hiks..hiks. Tapi aku ga berani bilang ke kakakku kalau aku sedang tdk fit. Mmmm….akhirnya begadang juga.

Aku sudah menduga "si PILEK" ini akan datang. Aku sudah coba menolaknya dengan minum Vitamin C sampai 1000mg, minum obat Influenza 4 kaplet dan banyak minum. Tapiiiiii….."si PILEK" ini tetep aja bisa dateng hiks..hiks…

Hmm..mungkin ini periode aku tuk sakit..:(. Aku harus tetap kerja. Aku harus semangat !!!

Bila Ku Jatuh Cinta

Sunday, September 18th, 2005

   Allahu Rabbi aku minta izin
  Bila suatu saat aku jatuh cinta
  Jangan biarkan cinta untuk-Mu berkurang
  Hingga membuat lalai akan adanya Engkau

  Allahu Rabbi
  Aku punya pinta
  Bila suatu saat aku jatuh cinta
  Penuhilah hatiku dengan bilangan cinta-Mu yang tak terbatas
  Biar rasaku pada-Mu tetap utuh

  Allahu Rabbi
  Izinkanlah bila suatu saat aku jatuh cinta
  Pilihkan untukku seseorang yang hatinya penuh dengan kasih-Mu
  Dan membuatku semakin mengagumi-Mu

Allahu Rabbi
  Bila suatu saat aku jatuh hati
  Pertemukanlah kami
  Berilah kami kesempatan untuk lebih mendekati cinta-Mu

  Allahu Rabbi
  Pintaku terakhir adalah seandainya kujatuh hati
  Jangan pernah Kau palingkan wajah-Mu dariku
  Anugerahkanlah aku cinta-Mu…
  Cinta yang tak pernah pupus oleh waktu

 

Amiin.

Menunggu kepastian…

Friday, September 16th, 2005

"Kapan ya semua itu bisa terwujud?" Terkadang inilah pertanyaan yang sering muncul dibenakku. Mmm….memang semuanya perlu proses dan waktu. Dan terkadang sesuatu yang kita anggap baik, belum tentu baik menurut Allah. Bahkan terkadang juga yang menurut kita buruk, justru itu memiliki hikmah yang terbaik bagi kita. Benar ga???

Semuanya tdk bisa diduga. Karena semua itu rahasia Allah. Aku sangat yakin pada kasih sayang Allah dan rahmat Allah. "JANGAN PERNAH BERPUTUS ASA DENGAN RAHMAT ALLAH"
Kehidupan ini sangat penuh dengan godaan.  Semoga Aku bisa menghadapi semuanya.
Aku harus menambah kesabaranku. Aku harus semakin tegar.

Aneh ya??? kenapa sesuatu hal yang belum pasti..kok orang lain mengiranya itu sdh pasti???
Memang ghibah itu sangat berbahaya. Kumohon….janganlah kalian mengghibah. itu tdk baik. Bukankah kalian tahu…bahwa sebagian Prasangka itu adalah Dosa??? Jauhi ghibah ya..:)

Ya Allah…hanya kepadaMu hamba mohon pertolongan. Karena hanya Engkau sebaik-baik penolong dan sebaik-baik pelindung.

Ungkapan…..

Friday, September 16th, 2005

Ya Allah…Terima kasih atas segala limpahan karunia-Mu dan kasih sayang-Mu.
Saya sangat bersyukur memilki kedua orangtua yang sangat perhatian, sangat sayang, sangat bijaksana pada putra-putrinya. Terima kasih Ayah dan Bunda atas uluran do’a yang tiada henti untuk nanda dan segala nasihat yang selalu nanda perhatikan dan jalankan dan terima kasih atas didikan Ayah dan Bunda yang sangat berarti bagi Nanda. Tiada letih Ayah dan Bunda mendidik nanda untuk selalu berada di jalan kebenaran, mendidik nanda untuk kuat beragama, mendidik nanda dalam tata krama serta mendidik nanada dalam study dan bersosialisasi…:)

Bunda….
Nanda akan berusaha untuk memberikan yang terbaik untukmu. Nanda tidak ingin mengecewakanmu. Nanda ingin..Bunda tersenyum dan bahagia :). Kapankah satu asa nanda tercapai??? Semuanya nanda kembalikan pada Allah. Mungkin Bunda sudah menanti apa yang menjadi asa nanda yang sangat nanda nantikan itu…tapi…nanda yakin semuanya sudah diatur oleh Allah… saat yang tepat bagi nanda meraih semua itu.
Bunda…uluran do’amu selalu nanda nanti….
Bunda…kehangatan kasih sayangmu sangat nanda rasakan dan berarti bagi nanda…:)

Ayah…
Ayah selalu menanamkan kedisplinan pada nanda…
Nanda bahagia..atas semua ajaran Ayah. Sangat terasa dan semuanya sangat berarti.
Ayah…Engkau selalu memotivasi nanda untuk untuk maju. Memotivasi nanda untuk tetap semangat dalam meraih cita. Terima kasih ayah atas keteladanan yang Ayah berikan untuk nanda…:)

Ya Allah sayangilah keduanya, rahmatilah keduanya, curahkanlah maghfirrah untuk keduanya, tenangkanlan lahir dan bathinnya dan bahagiakanlah keduanya di dunia dan akhirat serta sempurnakanlah kenikmatan, kesehatan dan perlindungan-Mu di dunia dan di akhirat. Amiin

Ungkapan hati dari Putrimu yang selalu menghormatimu, menyayangimu dan merinduimu…
–Sri Rahayu Suryadi–