Archive for September, 2006

Inkubator Ramadhan

Friday, September 29th, 2006

Sadar telah surut persembahan
Setahun tak dalam perhitungan
Kini kupungut kenangan Ramadhan
Kumpulkan ikrar penghambaan

Saatnya berinkubasi
Segarkan naluri dan nurani
Perhentian hanya sesaat
Tuk laju lagi melesat

Tetaskan kupu-kupu mulia
Bukanlah kembali ulat yang hina
Tak ingin lagi kesiangan
Tak ingin lagi penyesalan

Kini Ramadhan kusempurnakan
Nanti Ramadhan-ramadhan kecil kuciptakan
Agar berkekalan nuansanya
Hingga Ramadhan berikutnya dan berikutnya


Ya Allah, Izinkanlah Hamba…

Wednesday, September 13th, 2006

Ya Allah…
Bila hamba bertemu dengan seseorang
dan hamba jatuh cinta
Izinkanlah hamba menjadi yang terbaik baginya
dan dia yang terbaik bagi hamba

Ya Allah…
Bila Hamba menjadi pasangan seseorang
Izinkanlah diri hamba menjadi pelindung baginya
Izinkanlah diri hamba menjadi penyejuk hati baginya
Izinkanlah wajah hamba menjadi kesenangan baginya
Izinkanlah mata hamba menjadi keteduhan baginya
Izinkanlah pundak hamba menjadi tempat melepas keresahan baginya
Izinkanlah setiap perkataan hamba menjadi kesejukan baginya

Ya Allah…
Izinkanlah setiap pelukan menjadi jalan untuk lebih mendekat kepadaMu
Izinkanlah setiap sentuhan menjadi perekat cinta kepadaMu
Izinkanlah setiap pertemuan menjadikan kami bersyukur kepadaMu

Ya Allah…
Izinkanlah hati yang sangat halus ini tidak pernah merasa tersakiti
Izinkanlah hati yang rentan ini tidak pernah merasa terkhianati

Ya Allah…
Jiwa kami ada dalam genggamanMu
maka izinkanlah jiwa kami selalu bertaut dalam cintaMu

Ya Allah…
Permintaan terakhirku, semoga kami berdua selalu berada dalam perlindunganMu.

Amiin Allahumma Amiin.

C-I-N-T-A

Monday, September 11th, 2006

Ya Aziz…
Jika cinta adalah ketertawanan
tawanlah aku dengan cinta kepadaMu
agar tidak ada lagi
yang dapat menawanku selain engkau

Ya Rahim…
Jika cinta adalah pengorbanan
tumbuhkan niat dari semua pengorbananku
semata-mata tulus untukMu
agar aku ikhlas menerima apapun keputusanMu

Ya Rabbi…
Jika rindu adalah rasa sakit
yang tidak menemukan muaranya
penuhilah rasa sakitku
dengan rindu kepadaMu
dan jadikan kematianku
sebagai muara pertemuanku denganMu

Ya Rabbi…
Jika sayang adalah sesuatu yang mempesona
ikatlah aku dengan pesonaMu
agar damai senantiasa kurasakan
saat terucap syukurku atas nikmat dariMu


Ya Allah…
Jika kasih adalah kebahagiaan
yang tiada bertepi
tumbuhkan kebahagiaan dalam hidupku
disaat kupersembahkan sesuatu untukMu

Ya Allah…
Hatiku hanya cukup untuk satu cinta
jika aku tak dapat mengisinya dengan cinta kepadaMu
kemanakah wajahku hendak kusembunyikan dariMu


Ya Rahman…
Dunia yang Engkau bentangkan begitu luas
bagai belantara yang tak dapat kutembus
di malam yang gelap gulita
agar tidak tersesat dalam menapakinya


Ya Rahim…
Berikan alas kaki buat hamba
agar jalan yang kutapaki terasa nikmat
meski penuh dengan bebatuan runcing & duri yang tajam

Hamba sadar semua ini milikmu
Dan suatu saat
jika Kau kehendaki
semuanya akan kembali jua kepadaMu
Hamba pasrahkan kehidupan hamba kepadaMu

Kemana Rindu Ini Kan Bermuara?

Monday, September 11th, 2006

Kemana rindu ini kan bermuara?
Ya Rabb, bantu aku untuk bersabar dalam prosesnya
Apa aku salah, mencoba untuk menanti
Meski ada yang hadir untuk mencintai
Akankah menunggu orang yang tepat dan terbaik lebih utama
Daripada memilih dari sekian pilihan yang ada?

Sampai kapan?
Ya Hakiim, bantu aku untuk tetap bersabar
Aku benar-benar hanya ingin menggantungkan harapan padaMu
Sempurnakanlah segala ikhtiar
Mantapkan hati ini dalam melangkah dan lindungilah diri hamba dari cinta semu
Takdirkanlah masa depan bersama Sang Mujahid impian

Kanda…
Siapapun engkau nantinya
Kesetiaanku telah terpupuk sejak dini
Salah satunya dengan menanamkan bibit ilmu pada diri
Agar kelak kita dapat menuai generasi Rabbani